Kamis, 03 April 2014

Kau-kah Itu?





Kau-kah itu?
Yang membangunkanku,
Dari lelapnya mimpi—tentang kesepian.

Kau-kah itu?
Yang menghujaniku, bukan dengan peluk—melainkan tegas kata-kata—tiap kali kutukku akan hujan yang tak pernah bersalah padaku.

Kau-kah itu?
Dalam kaku yang tak pernah alpa, namun hangat tak pernah pudar.
Dalam kata yang tak pernah kau perpanjang, namun tatap yang buatku tak mampu lagi berbantah.
Dalam cinta yang tak pernah kau ucap, namun setia sadarkanku dari mimpi tentang sepi dan hampa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar